asuransi jiwa syariah

Asuransi Jiwa Syariah: Manfaat, Jenis dan Contoh Produknya

Asuransi jiwa syariah semakin diminati karena manfaatnya yang besar dalam melindungi keluarga pesertanya dari risiko finansial karena meninggal dunia.

Asuransi jiwa syariah menjadi salah satu jenis produk yang sekarang ini banyak diminati. Ketika pandemi covid beberapa waktu lalu, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya punya asuransi juga cenderung semakin meningkat.

Di Indonesia, memang terdapat dua jenis produk asuransi yaitu asuransi konvensional yang sudah lama dikenal masyarakat dan asuransi jiwa takaful yang belum banyak diketahui produknya. Pola pikir sebagian publik juga mulai terbuka terhadap asuransi dengan tetap memegang prinsip Islam.

Banyak yang mencari referensi seputar asuransi jiwa syariah mulai dari apa saja manfaatnya, bagaimana cara membeli, syarat pengajuan klaim serta rekomendasi produk yang terbaik. Siapapun yang akan membeli jenis produk yang satu ini juga harus memperkaya referensi dahulu agar tidak salah pilih.

Pengertian Asuransi Jiwa Syariah

Asuransi jiwa syariah adalah asuransi yang mempunyai landasan dan prinsip saling tolong-menolong serta melindungi di antara para peserta satu sama lain dengan kontribusi dana tabarru. Pada asuransi konvensional, biasa disebut dengan premi.

Tabarru merupakan kumpulan uang kontribusi para peserta asuransi yang menyetujui untuk saling membantu seandainya di antara mereka mengalami resiko di masa depan. Jenis asuransi ini dinamakan juga dengan Takaful atau Takaful Islamic Insurance.

Dewan pengawas Syariah MUI (DPS MUI) akan mengawasi pelaksanaan produk asuransi syariah ini secara langsung. Produknya akan memberikan perlindungan jiwa baik untuk individu ataupun keluarga berbasis syariah.

Manfaat Asuransi Syariah

Berbagai produk asuransi jiwa syariah sekarang ini memang semakin populer di kalangan umat Islam. Produknya tidak mengandung unsur riba dan memberikan banyak manfaat, seperti berikut:

  • Premi Bulanan Lebih Terjangkau

Premi produk asuransi jiwa syariah cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan asuransi konvensional. Meskipun lebih murah, tidak berarti asuransi ini kurang aman, karena aktivitas keuangannya selalu memperoleh persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah.

  • Terbebas dari Riba

Asuransi syariah ini mengadopsi hukum-hukum Islam yang tentunya bebas dari riba karena uang kontribusi yang disetor akan dikelola dalam rekening tabarru atau dana sosial. Jadi, prinsipnya yaitu gotong royong dimana dana sosial ini dipakai jika ada klaim dari nasabah yang mengalami musibah.

Baca juga  Contoh Kasus Asuransi Jiwa dan Analisanya

Sementara itu, jika dalam asuransi digunakan untuk investasi maka ada akad mudharabah. Perusahaan akan mengelola dana investasi yang sesuai dengan perjanjian di dalam kontrak bagi hasil.

  • Jangka Waktunya Fleksibel

Manfaat lain dari produk asuransi jiwa syariah adalah jangka waktu yang fleksibel. Sehingga, akan dapat disesuaikan dengan kondisi finansial serta kebutuhan.

Nasabah dapat memilih jangka waktu perlindungan secara lebih leluasa. Misalnya, di antara 10 tahun hingga 15 tahun. Ada juga pengembalian kontribusi di akhir masa perlindungan saat polis jatuh tempo.

  • Pengelolaan Dana Transparan

Dalam asuransi jiwa syariah, tidak boleh ada pihak yang merasa dirugikan. Para nasabah akan diberikan penjelasan mendetail dan rinci terkait dengan produk yang dibeli. Pengelolaan dananya juga memakai konsep bagi hasil di awal yang jelas.

  • Nominal Uang Pertanggungan Besar

Manfaat asuransi jiwa yang lain yaitu nominal uang santunan besar. Premi yang dibayarkan nasabah masuk dan dikelola dalam rekening tabarru yang tidak dicampur dengan dana mudharabah untuk investasi.

Asuransi jiwa syariah juga tidak mengenal dana hangus. Sementara untuk menariknya, santunan yang diberikan juga lebih besar yang merupakan gabungan dari dana nasabah lainnya. Tentu, tetap sesuai dengan kesepakatan di perjanjian polis.

Jenis Asuransi Jiwa Syariah

Asuransi jiwa syariah atau takaful ini punya banyak pilihan. Adapun jenis-jenisnya bisa dilihat berikut ini:

  • Asuransi Jiwa Syariah Berjangka (Term Life Insurance)

Jenis asuransi jiwa syariah ini akan membayar manfaat uang pertanggungan yang sudah disepakati ketika tertanggung tutup usia dan dalam masa periode perlindungan. Periode perlindungannya juga tersedia mulai dari 1,5,10 tahun atau sesuai jangka waktu yang disepakati.

  • Asuransi Jiwa Syariah Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Jenis asuransi ini akan membayarkan manfaat uang pertanggungan dalam jangka waktu seumur hidup dan biasanya maksimal 100 tahun. Pemegang polisnya dapat memperoleh manfaat yaitu nilai tunai besar jika memang tidak ada klaim hingga kontrak berakhir.

  • Asuransi Jiwa Syariah Dwiguna (Endowment)

Asuransi ini akan menggabungkan antara manfaat produk proteksi dan juga manfaat tabungan berjangka. Jika tidak ada klaim, maka pemegang polis bisa memperoleh nilai tunai untuk manfaat tabungannya.

Baca juga  Penting! Cek Asuransi Jiwa yang Terdaftar di OJK Berikut Ini

Sementara itu jika tertanggung meninggal dunia dalam masa periode polis, maka akan mendapatkan uang pertanggungan yang diberikan untuk ahli waris.

  • Asuransi jiwa Syariah Unit Link

Pada jenis asuransi jiwa syariah unit link, akan menggabungkan produk proteksi jiwa syariah dan manfaat investasi. Dalam kurun waktu tertentu, pihak tertanggung bisa memperoleh manfaat investasi.

Dari perusahaan asuransi akan menyisihkan sebagian uang premi yang dialokasikan ke instrumen investasi yang ada di pasar modal. Nantinya, akan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu panjang.

Contoh Produk Asuransi Jiwa Syariah di Indonesia

Setelah tahu manfaat serta jenis asuransi jiwa syariah, tentunya Anda penasaran perusahaan apa saja yang memberikan produk asuransi syariah terbaik? Berikut contohnya:

  • Asuransi Takaful

Dapat dibilang, Asuransi Takaful merupakan salah satu pelopor asuransi jiwa syariah di Indonesia. Perusahaannya telah hadir sejak tahun 1994 dan memberikan beragam produk.

Mulai dari perlindungan jiwa perencanaan pendidikan, kesehatan, hari tua serta produk investasi. Semuanya dikelola sesuai prinsip syariat Islam dan diawasi oleh DSN MUI.

  • Asuransi Allianz Syariah

Allianz juga mempunyai unit usaha syariah yang diluncurkan tahun 2006. Ada tiga jenis produk yang bisa dipertimbangkan yaitu Allisya Maxi Fund Plus, Allisya Protection Plus, dam Allianz Tasbih.

Masing-masing punya manfaat tersendiri. Mulai dari santunan jiwa 100% dan nilai investasi, santunan meninggal dunia maksimum 350% dari premi, serta manfaat asuransi jiwa 200% jika meninggal dunia ketika perjalanan haji dan umrah.

  • PRUlink Syariah Assurance Account

Sebagai salah satu asuransi swasta besar di Indonesia, Prudential juga punya produk asuransi jiwa syariah. Keunggulannya tertanggung bisa menambahkan rider mulai dari rawat inap, kecelakaan, maupun kondisi kritis.

  • Asuransi Syariah BNI Life

BNI Life juga punya pilihan produk asuransi jiwa syariah untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Misalnya, untuk jaminan hari tua, pendidikan, hingga perencanaan haji dan umroh. Preminya terjangkau dan manfaat proteksi yang diberikan cukup maksimal.

Baca juga  Asuransi Jiwa KPR BTN; Program Unggulan Untuk Nasabah KPR

Selain daftar di atas, masih ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk Syariah lainnya. Misalnya asuransi syariah Al Amin, asuransi jiwa Syariah Panin, asuransi Manulife, Generali Syariah, AIA Sakinah Assurance, dan masih banyak lagi.

Apapun pilihan produk asuransi yang ingin dibeli, pastikan terlebih dahulu paham mengenai produknya. Cari tahu apa manfaat yang diperoleh kemudian apakah asuransi jiwa murni atau plus investasi, serta berapa jumlah pertanggungannya.

Informasi seputar asuransi jiwa syariah mulai dari manfaat, jenis dan daftar perusahaannya akan memberikan Anda gambaran awal saat ingin memiliki produk ini. Selanjutnya, bisa mencari tahu lebih mendalam lagi tentang pilihan produk di website resmi atau menghubungi agen asuransinya.