ciri khas asuransi jiwa berjangka

Ciri Khas Asuransi Jiwa Berjangka yang Perlu Anda Ketahui!

Setiap jenis produk asuransi tentunya memiliki ciri khasnya tersendiri, seperti halnya dengan asuransi jiwa berjangka.

Akibat ciri khas asuransi jiwa berjangka yang cocok dengan kebanyakan orang, mayoritas pengguna asuransi jiwa memilih untuk menggunakan polis asuransi jiwa ini sebagai perlindungan finansial keluarga ketika tertanggung mengalami resiko meninggal dunia.

Apa saja ciri-ciri dari produk asuransi ini yang membuat kebanyakan orang tertarik untuk menggunakannya dibandingkan dengan produk asuransi jiwa lain? Ciri khas asuransi jiwa berjangka dapat Anda ketahui dengan menyimak artikel di bawah ini.

Apa itu Asuransi Jiwa Berjangka?

Asuransi jiwa adalah asuransi yang memberikan manfaat berupa uang pertanggungan ketika pemilik polis mengalami resiko jiwa yang meliputi resiko meninggal dunia, resiko kesehatan, dan resiko cacat permanen.

Salah satu jenis asuransi jiwa yaitu produk asuransi jiwa berjangka, atau asuransi term life, produk asuransi jiwa yang memberikan manfaat atas resiko meninggal dunia, kesehatan, dan lainnya dengan masa pertanggungan yang singkat.

Seberapa singkat masa pertanggungan dari asuransi jiwa jenis ini? Umumnya, masa pertanggungan dari asuransi jiwa berjangka ada yang tidak sampai 1 tahun dan yang terlama adalah 30 tahun.

Masa tersebut akan terlihat singkat ketika dibandingkan dengan manfaat dari asuransi whole life. Dalam polis asuransi jiwa seumur hidup, pihak tertanggung mendapatkan manfaat hingga seumur hidup. Meskipun singkat, namun masih dapat memberikan manfaat yang besar.

Nilai uang pertanggungan yang dapat tertanggung peroleh bisa dibilang cukup besar dibandingkan dengan nilai total premi yang dibayar. Uang pertanggungan atau UP adalah manfaat yang wajib dibayar oleh pihak asuransi kepada ahli waris ketika ahli waris atau yang diberi kuasa mengajukan klaim.

Selain manfaat di atas, terdapat juga bonus yang umumnya dimiliki oleh masing-masing polis. Bonus pada polis merupakan manfaat tambahan yang diberikan dalam polis selain manfaat utama dari polis tersebut.

Baca juga  Jenis asuransi jiwa BNI Life dan Manfaatnya

Semakin banyak manfaat yang didapat dari sebuah polis asuransi jiwa berjangka, tentunya akan membuat polis tersebut memiliki semakin banyak peminat.

Apa Saja Jenis Dari Asuransi Jiwa Berjangka?

Ada 5 jenis dari asuransi jiwa berjangka yang dapat Anda pilih untuk menyesuaikan dengan preferensi Anda.

  • Asuransi Level Term

Asuransi level term atau asuransi berjangka tetap adalah salah satu jenis dari asuransi jiwa berjangka yang tidak bisa diperbarui ketika masa pertanggungan berakhir. Namun asuransi ini memiliki jangka waktu polis yang lebih satu tahun.

Polis ini memiliki manfaat kematian tingkat bagi pemiliknya. Anda sebagai penerima manfaat akan diberi manfaat dengan nilai yang sama terlepas dari apakah Anda meninggal pada tahun ke-10 atau tahun ke-20 dari polis yang Anda miliki.

  • Asuransi Year Renewable Term

Berbeda dengan asuransi berjangka tetap, asuransi jiwa berjangka year renewable term memiliki masa aktif hanya satu tahun, namun dapat diperbarui hingga mencapai usia tertentu sebagai batas.

Tentu saja, jika bisa diperbarui setiap tahun, maka biaya premi polis akan berbeda-beda setiap tahunnya dan cenderung meningkat.

Peningkatan harga ini dapat terjadi dikarenakan usia nasabah pemegang polis semakin bertambah dan tingkat risikonya juga semakin bertambah.

Umumnya Anda sebagai pemegang polis dapat memperbarui masa aktif hingga usia 70 tahun, tergantung dari peraturan polis asuransi jiwa yang Anda gunakan.

  • Asuransi Berjangka Meningkat

Asuransi berjangka meningkat atau asuransi Increasing term adalah produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan terhadap kemungkinan terjadinya inflasi yang diakibatkan oleh meningkatnya manfaat perlindungan yang diberikan perusahaan asuransi kepada tertanggung.

Pada setiap periode, biaya premi dari asuransi berjangka meningkat akan mengalami peningkatan secara berkala. Namun nilai uang pertanggungan yang bida diperoleh juga meningkat.

  • Asuransi Berjangka Menurun

Ciri khas asuransi jiwa berjangka menurun adalah kebalikan ciri asuransi berjangka meningkat, memiliki biaya premi yang mengalami penurunan secara berkala.

Baca juga  Asuransi Jiwa KPR BTN; Program Unggulan Untuk Nasabah KPR

Umumnya asuransi ini memberikan beberapa manfaat tambahan yang biasanya berkaitan dengan pinjaman dan manfaat penghasilan keluarga ketika kepala keluarga sebagai tertanggung mengalami resiko meninggal dunia saat masa pertanggungan.

  • Asuransi Tambahan – Family Income Benefit

Jika Anda sebagai tertanggung adalah pencari nafkah utama atau satu-satunya dalam keluarga, maka Anda bisa memilih untuk menggunakan manfaat tambahan yaitu family income benefit, yaitu pemberian manfaat yang mirip dengan penghasilan yang dapat diberikan secara berkala.

Umumnya manfaat tambahan ini diberikan setiap 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, bahkan 1 tahun, hingga periode asuransi berakhir.

Seperti Apa Ciri Khas Asuransi Jiwa Berjangka?

Secara umum ada 4 ciri khas asuransi jiwa berjangka. 4 ciri ini dapat Anda pertimbangkan ketika memilik produk asuransi yang akan Anda gunakan.

  • Perlindungan Dalam Jangka Waktu Tertentu

Sesuai dengan namanya, produk asuransi ini memberikan perlindungan hanya dalam jangka waktu yang disepakati. Seperti yang sebelumnya dijelaskan, masa tersebut terbilang sangat singkat jika dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh produk asuransi jiwa whole life.

Namun jangka waktu yang singkat ini dapat dijadikan pilihan terutama ketika Anda hanya membutuhkan perlindungan dalam jangka waktu tertentu.

  • Nilai Premi Bulanan yang Kecil

Ciri khas lainnya yang terkenal dari produk asuransi jiwa ini adalah nilai premi yang harus dibayarkan tergolong kecil. Anda bahkan dapat menemukan produk asuransi jiwa berjangka dengan premi sebesar 50 ribu per bulan, nilai yang kecil dibandingkan dengan rata-rata pendapatan pekerja di Indonesia.

Dengan nilai premi sebesar itu, Anda tentunya tidak akan kesusahan untuk membayarnya per bulan dengan mengatur jangka waktu masa pertanggungan selama proyeksi masa bekerja Anda di perusahaan.

  • Premi Tidak Kembali Ketika Masa Pertanggungan Habis

Setelah mengetahui dua ciri-ciri sebelumnya, Anda juga perlu mengetahui bahwa permi yang Anda bayarkan bisa jadi tidak kembali jika Anda tidak mengalami resiko meninggal dunia setelah masa pertanggungan habis.

Baca juga  Jumlah Nasabah Asuransi Jiwa di Indonesia Tumbuh di Kuartal I 2022

Akan tetapi hal ini tidak sia-sia jika Anda mengetahui manfaat yang didapatkan dari prosuk asuransi jenis ini, terutama manfaat yang akan dibahas di bawah ini.

  • Nilai Uang Pertanggungan yang Besar

Meskipun nilai premi yang dibayarkan kecil dan ada kemungkinan jika premi yang sudah dibayarkan tidak kembali ketika masa pertanggungan habis, namun nilai uang pertanggungan yang ditawarkan cukup besar jika dibandingkan dengan nilai premi yang telah dibayar.

Lalu seberapa besar nilai uang pertanggugan yang dapat diterima oleh ahli waris? Jawabannya adalah cukup besar, bahkan ada polis asuransi yang menawarkan UP sebesar 200% dari resiko meninggal dunia, terutama yang diakibatkan oleh kecelakaan.

Jika Anda bekerja di tempat kerja yang memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi, maka asuransi jiwa berjangka cocok untuk Anda gunakan. Anda dapat menggunakannya sebagai perlindungan finansial keluarga untuk mengantisipasi kemungkinan Anda meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Di luar dari resiko meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, tertanggung juga masih diuntungkan dengan nilai UP yang besar ketika meninggal dengan keadaan lainnya. Banyak polis asuransi jiwa berjangka yang menawarkan UP hingga 150% dari total premi yang dibayarkan.

4 ciri khas asuransi jiwa berjangka tersebut menjadikan produk asuransi ini menjadi pilihan menarik untuk digunakan sebagai perlindungan finansial keluarga. Namun Anda masih perlu untuk memikirkan matang-matang ketika memilih produk asuransi, pastikan sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.