risiko yang ditanggung asuransi jiwa

Pelajari Berbagai Kriteri Risiko yang Ditanggung Asuransi Jiwa

Sebuah asuransi akan sangat berguna untuk kesejahteraan finansial seseorang dimasa mendatang. Dengan keikutsertaan dalam asuransi jiwa, setidaknya Anda akan lebih ringan dalam mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan. Banyak risiko yang ditanggung asuransi jiwa.

Dengan begitu Anda akan menjadi lebih terbantu secara ekonomi untuk menghadapi segala kemungkinan buruk yang akan terjadi. Karena dengan terdaftarnya Anda sebagai nasabah risiko yang Anda alami akan dibantu oleh perusahaan asuransi. Pada artikel berikut akan mengulas hal-hal yang berkaitan dengan asuransi jiwa.

Selain itu akan dibahas pula apa saja risiko yang ditanggung asuransi jiwa. Bacalah dengan seksama mengenai hal yang ada di dalam dunia asuransi. Hal ini akan berguna untuk mempermudah keputusan dalam membeli produk asuransi.

Pengertian Asuransi dan Manfaatnya

Asuransi ialah suatu bentuk pengendalian suatu risiko yang dilakukan dengan cara mentransfer sebuah risiko dari satu pihak kepada pihak lain. Pengertian lain dari asuransi ialah pelimpahan suatu risiko dari pihak pertama pada pihak kedua.

Pelimpahan tersebut diatur oleh aturan-aturan hukum yang berlaku serta menjalankan prinsi-prinsip yang ada. Pada segi ekonomi asuransi merupakan pengumpulan dana yang dapat digunakan untuk memberi ganti rugi akbiat terjadinya risiko kepada orang.

Selain untuk bentuk pengendalian dari suatu risiko dalam hal ini kerugian finansial, asuransi dapat memiliki beberapa manfaat yang dapat dikategorikan kedalam tiga fungsi. Fungsi tersebut adalah fungsi utama, sekunder serta fungsi tambahan.

  • Fungsi utama berguna untuk pengalihan risiko, mengumpulkan dana serta premi seimbang
  • Fungsi sekunder untuk kebutuhan pertumbuhan usaha, mencegah suatu kerugian dan mengendalikannya dan memiliki manfaat tabungan dan sosial.
  • Fungsi tambahan dalam asuransi ialah sebagai sebuah investasi dana.

Pengertian Risiko Dalam Dunia Asuransi

Risiko merupakan sebuah ketidakpastian dalam terjadinya suatu peristiwa. Dimana risiko tersebut dapat menjadikan seseorang mengalami kerugian dalam segi finansial. Risiko ini merupakan kerugian di masa mendatang yang tidak dapat Anda prediksi kapan terjadinya.

Baca juga  Rekomendasi Asuransi Jiwa 900 Ribu Terbaik dengan Manfaat Maksimal

Pada dunia asuransi contoh risiko dapat berupa jatuh sakitnya nasabah pemegang polis, kecelakaan yang melibatkan nasabah, kasus penipuan hingga suatu kegagalan proyek.

Dilain sisi, sebuah perusahaan asuransi juga memiliki kriteria risiko yang dapat diasuransikan. Kriteria tersebut adalah sebagai berikut:

  • Risiko asuransi bersifat tidak dapat diperkirakan dan terjadi karena suatu ketidaksengajaan
  • Risiko asuransi harus bersifat umum di kehidupan dan banyak dijamin asuransi
  • Dampak yang akan diberikan harus dapat diganti dengan finansial
  • Objek asuransi harus jelas, seperti terjadinya sebuah kerugian
  • Objek asuransi harus sesuai dengan kepentingan serta aturan umum dan legal terhadap hukum yang berlaku
  • Tingkatan risiko yang terjadi dapat mempengaruhi besaran premi yang diajukan

Bentuk-Bentuk Risiko Dalam Asuransi

Terdapat empat bentuk risiko dalam asuransi jiwa. Berikut beberapa risiko yang ditanggung asuransi jiwa:

  • Risiko Asuransi Murni

Asuransi murni merupakan risiko yang terjadi akan membuat kerugian secara murni. Contohnya kendaraan yang mogok maupun rusak tidak dapat dipakai untuk bekerja.

  • Risiko Asuransi Spekulatif

Risiko yang terjajdi menimbulkan kerugian akibat dari suatu yang tidak dapat diprediksi. Contohnya yaitu seseorang yang berinvestasi kemudian mengalami risiko pada produk investasi yang diikutinya.

  • Risiko Asuransi Khusus

Risiko ini merupakan risiko yang terjadi bersifat individu serta dampaknya hanya dirasakan secara lokal. Contohnya kebakaran rumah Pak Adi hanya akan dirasakan oleh beliau saja tanpa mengganggu lingkungan sekitar.

  • Risiko Fundamental

Risiko funfamental yaitu risiko yang terjadi apabila dampak kerugian sangat luas. Contohnya yaitu bencana alam yang ada pada suatu wilayah tertentu.

Jenis Risiko-Risiko yang Ditanggung Asuransi Jiwa

Terdapat berbagai macam risiko yang mungkin Anda alami. Namun semua risiko yang ada tidak mungkin disetujui hak klaimnya. Berikut jenis risiko yang ditanggung asuransi jiwa.

  • Risiko yang Dapat Dinilai Dengan Uang

Risiko yang didapat harus mengakibatkan suatu kerugian ekonomi. Semua risiko bersifat sentimental harus dapat dinyatakan dalam sejumlah nominal uang agar dapat ditanggung oleh pihak asuransi.

  • Risiko-Risiko Sama

Risiko ini merupakan risiko yang menimbulkan kerugian yang sama dalam jumlah besar. Ini penting bagi perushaan untuk dapat megukur risiko berdasar kemungkinan serta statistik dari pengalaman terdahulu.

  • Risiko Murni

Risiko ini merupakan risiko yang benar-benar menimbulkan kerugian apabila terjadi serta tidak menimbulkan keuntungan apabila tidak terjadi.

  • Risiko Fundamental dan Risiko Khusus

Risiko ini adalah risiko dimana suatu kejadian akan menimbulkan suatu kerugian yang dapat diukur dan dikendalikan. Risiko fundamental ialah risiko yang tidak dapat dikendalikan oleh manusia.

  • Risiko Tiba-Tiba yang Tak Terduga

Risiko ini menimbulkan sebuah kerugian yang tiba-tiba dan tidak dapat diprediksi. Dengan menjadi peserta asuransi jiwa Anda dapat mengurangi beban finansial yang mungkin akan Anda hadapi suatu saat nanti.

  • Risiko Kepentingan Asuransi

Risiko yang terjadi menimbulkan kerugian berupa finansial pada pihak nasabah pemegang polis.

  • Risiko yang Tidak Bertentangan

Risiko ini tidak akan akan diganti oleh perusahaan apa bila bertentangan oleh pihak hukum. Seperti contohnya mengganti uang tilang.

  • Nilai Premi Harus Masuk Akal

Penentuan besar kecilnya nilai suatu premi atas suatu risiko yang dibayarkan harus wajar dengan kemungkinan kerugian ekonomi. Dengan ini risiko yang berpotensi menimbulkan kerugian besar sampai mengakibatkan premi yang dibayarkan menjadi besar. Jangan sampai Anda salah memilih produk asuransi yang akan Anda pilih.

Baca juga  5 Tahapan Serta Simulasi Asuransi Jiwa Berjalan

Hal yang Dapat Ditanggung Pada Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa merupakan upaya perlindungan diri untuk seseorang. Nasabah haru membayarkan premi yang telah disetujui bersama anata pihak nasabah dan pihak perusahaan asuransi. Terdapat banyak sekali hal yang dapat ditanggung oleh pihak asuransi.

Risiko yang ditanggung asuransi jiwa harus memiliki kriteria serta memnuhi syarat tertentu agar nantinya Anda dapat mengajukan klaim yang sesuai. Berikut adalah hal-hal yang dapat ditanggung oleh pihak penanggung asuransi.

  • Proteksi Jiwa

Hidup penuh dengan suatu ketidakpastian. Anda tidak dapat memprediksi kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi. Dengan memiliki asuransi jiwa maka Anda dapt memperoleh proteksi baik untuk keluarga maupun Anda sendiri.

  • Proteksi Aset Nasabah

Asuransi jiwa menawarkan santunan berupa uang pertanggungan pada penerima manfaat asuransi. Dana dapat diberikan kepada ahli waris

    • Dana Pendidikan Anak

Dalam asuransi juga dapat menanggung biaya asuransi pendidikan anak. Asuransi ini dapat menjadi sebuah solusi yang baik untuk Anda yang masih memiliki tanggungan menyekolahkan anak. Jika sudah dipersiapkan sedini mungkin mutu pendidikan anak akan lebih terjamin.

  • Dana Pensiun

Asuransi jiwa juga bermanfaat untuk Anda yang akan segera pensiun. Karena uang asuransi akan asuransi yang sesuai budget, keinginan serta kebutuhan.

Kenali lebih jauh mengenai hal-hal yang ada dalam dunia asuransi. Dengan mengetahu berbagai hal yang ada pada asuransi, Anda dapat menyesuaikan hal apa saja yang cocok dengan kondisi Anda. Ketahui juga risiko yang ditanggung asuransi jiwa agar uang yang Anda keluarkan dapat secara maksimal memproteksi hidup Anda.